Tuesday, April 8, 2014

bukan hanya perihal tangan

lucu ! serius ini lucu ! kamu tau kan rasanya tepuk tangan ? tepukkan saja telapak tangan kananmu dan telapak kirimu . bayangkan saja kalau kau menepuk tanganmu dengan frekuensi tertentu , mungkin tepukan itu tak akan hanya menjadi sekedar tepukan , tetapi akan menjadi tepukan berirama indah . karena di antara tangan kanan dan tangan kirimu pasti punya tujuan yang sama . mungkin untuk membuat irama indah yang tadi kubilang . ya bukan ? ahh pikir saja sendiri , tanganmu ya tanganmu . tapi bukan disini titik lucunya . kau tau ?

bagaimana kalau tanganmu hanya sebelah ? bukan sepasang , lalu kau meminta seseorang yang lain membantumu untuk menepuk tanganmu yang hanya sebelah itu . kalau seseorang yang kau minta itu mau membantumu menepuknya , itu pasti terdengar baik , karena tanganmu tak akan menepuk angin kosong . tapi bagaimana kalau seseorang itu tak mau menepuk sebelah tanganmu itu ? yang pasti kau akan terlihat bodoh , meminta seseorang yang sudah jelas-jelas tak mau . dan yang kau bisa hanyalah menepuk angin kosong yang tak akan menepuk sebelah tanganmu kembali .

menepuk sendiri
merasa sedikit gila
tapi sakit

aku juga pernah meminta seseorang untuk membantu menepuk sebelah tanganku .

yang pertama , aku lugu dan polos , tapi dia begitu dewasa untuk membantuku menepuk sebelah tanganku . dia menepuk tanganku :)
yang kedua , aku masih lugu dan polos , tapi ditambah dengan rasa ketidakpedulianku , tapi dia kelewat peduli . dia juga menepuk tanganku ;)
yang ketiga , aku sudah tidak lugu dan polos , dia lucu , dan dia baik . tapi dia tidak menepuk tanganku :o
yang keempat , aku sudah mulai dewasa sedikit demi sedikit , dia sangat baik , kelewat baik . tapi dia yang menepuk tanganku saat yang ketiga benar-benar tak menyambutku :')

eits tunggu !
yang ketiga tak menepuk tanganku...
tak menepuk tanganku...
sekali lagi ,
dia tidak menepuk tanganku...
TIDAK !

aku tak tau bagaimana rasanya dicambuk . aku tidak tau bagaimana rasanya tenggelam di samudra terdalam di dunia . aku tidak tau bagaimana rasanya jatuh dari ketinggian sejuta meter di atas permukaan laut . aku tidak tau bagaimana rasanya jantungku ditusuk dengan belati bertubi-tubi sampai darahku habis bercucuran dimana-mana . aku tidak tau bagaimana rasanya paru-parumu ditarik dengan paksa dari dalam tubuhmu sampai otot-ototmu mencuat kesana kemari dan membuatmu tak kuasa menghirup oksigen .

tapi menyikapi suatu kenyataan bahwa yang ketiga tak menepuk tanganku kembali membuatku merasakan hal-hal menyakitkan itu . hatiku serasa dicambuk , sesak bagaikan tenggelam di samudra terdalam , perih seperti ditusuk berkali-kali dan tak bisa mengontrol diriku . bukannya mendapatkan tangannya untuk membuat sebuah tepukan yang mungkin akan menjadi irama indah , aku hanya mendapat angin kosong yang bahkan tak bisa kugenggam . ohhh jadi ini rasanya menepuk angin kosong ? seperti orang bodoh .

No comments:

Post a Comment